Cara menggunakan gochujang: adonan merah Korea dan 7 resep untuk menggunakannya untuk pertama kali
Di dapur rumah susun mana pun, bisa jadi di Carabanchel, Gracia atau Triana, ada stoples merah yang tidak ada di sana lima tahun yang lalu. Ini bukan saus tomat, meskipun warnanya menjanjikan intensitas. Ini bukan sriracha, meskipun banyak yang mencarinya dengan nama umum "saus pedas Asia". Botolnya, sering kali dengan huruf-huruf yang lebih mirip stempel daripada label, bertuliskan gochujang.
Adegan ini diulangi di semakin banyak restoran dan rumah: seseorang dengan ragu-ragu mencobanya karena mereka telah melihatnya di resep di internet atau karena ditawarkan di menu tempat yang modis; yang lain menjelaskan bahwa itu tidak digunakan secara langsung, seolah-olah itu adalah saus, tetapi harus dikerjakan, seperti pasta kari merah. Dan tiba-tiba, kepedasan yang intens itu menemukan dimensi lain: tekstur lain, kedalaman lain, cara yang aneh untuk mendefinisikan ulang hidangan yang biasa. Mari kita ambil contoh konkret: sepotong salmon panggang berubah total begitu Anda menambahkan saus.
Gochujang memiliki bakat aneh dalam mengubah apa yang sudah kita ketahui. Dan ketika Anda mencobanya, Anda akan mengerti bahwa itu telah memasuki banyak dapur bukan sebagai iseng, tetapi sebagai bumbu baru yang ingin mendapatkan tempat di dapur kami.
Apa itu gochujang
Gochujang adalah pasta fermentasi asal Korea yang dibuat dengan cabai merah (gochugaru), beras ketan, kedelai yang difermentasi, dan garam. Makanan ini menyerupai saus, tetapi berperilaku seperti pasta: memusatkan rasa, perlu diencerkan, dicampur, dipanaskan, atau diemulsi untuk membuka.
Di dalam mulut, gochujang adalah sebuah segitiga: pedas, manis, dan umami. Kepedasan bukan hanya api; ini adalah ketekunan. Rasa manis bukanlah permen; rasa manis itu membulatkan dan mempertahankan. Rasa umami berasal dari fermentasi dan menjelaskan mengapa, meskipun dengan jumlah yang sedikit, hidangan ini terasa "lebih matang".
Apa yang membedakannya: fermentasi
Di Spanyol, kami telah membakukan bahasa fermentasi: kombucha, kimchi, miso, kefir. Meski begitu, gochujang memiliki nuansa khusus: tidak hanya memberikan keasaman atau rasa aromatik, tetapi juga berfungsi sebagai dasar rasa. Dengan kata lain, di mana sebelumnya Anda menambahkan "sedikit bumbu", di sini Anda menambahkan struktur.
Fermentasi bukanlah hiasan: fermentasi menentukan hasilnya. Itulah sebabnya mengapa rasanya berubah begitu banyak dari satu toples ke toples berikutnya. Beberapa gochujang lebih manis, beberapa lebih agresif, beberapa lebih padat. Dan itulah mengapa Anda harus menghindari ekspektasi yang salah: Anda tidak membeli saus untuk melengkapi hidangan; Anda membeli bahan yang membantu Anda membuatnya.
Bagaimana ia datang ke Spanyol (dan mengapa sekarang)
Fenomena Korea telah melintasi format selama bertahun-tahun (serial, pop, kosmetik), tetapi dalam keahlian memasak, hal ini tidak terlalu abstrak: diukur dalam menu, stok, dan rak. Gochujang telah mengambil jalur klasik: pertama-tama restoran, kemudian toko khusus, lalu supermarket, dan akhirnya dapur rumah.
Ini memberikan cita rasa yang mudah dikenali hanya dengan beberapa gerakan dan memungkinkan untuk memasak "gaya Korea" tanpa harus membeli ribuan barang dan membangun seluruh dapur produk Asia.Kesalahan umum para pemula
Kesalahan pertama adalah memperlakukannya seolah-olah ini adalah saus meja: buka, tuang, makan. Hasilnya: rasa pedas yang tajam, rasa manis yang berlebihan, perasaan "ini bukan untuk saya".
Gochujang membutuhkan logika yang berbeda:
- Takarannya (mulailah dengan setengah sendok teh per porsi dan sesuaikan dengan selera Anda).
- Itu terintegrasi (dicampur dengan lemak, dengan cairan, dengan asam).
- Masaklah (kadang-kadang) sehingga menjadi lebih bulat dan tidak terlalu frontal.
Singkatnya: satu sendok teh yang diolah dengan baik (diemulsi, diencerkan, seimbang) menghasilkan lebih banyak dan rasanya lebih enak daripada sesendok yang dimasukkan tanpa berpikir panjang.
Beberapa tips untuk digunakan di rumah
- Sebagai bahan dasar bumbu: Dicampur dengan sedikit minyak dan unsur asin (kedelai, garam) menjadi pasta yang sempurna untuk ayam, babi, tahu atau sayuran. Lemak meredam rasa pedas dan membantu menyebarkannya.
- Sebagai saus cepat: Alih-alih hanya membuangnya "dengan sendirinya", ubahlah menjadi saus: produk susu (yoghurt, krim asam), asam (lemon, cuka ringan) dan sedikit rasa manis jika diperlukan. Gerakan ini membuatnya menyenangkan tanpa kehilangan karakternya.
- Sebagai kedalaman dalam rebusan: Satu sendok teh dalam kaldu, rebusan atau kacang-kacangan menambah kedalaman yang tak terduga: itu tidak "menyemarakkan" hidangan; itu membuatnya lebih kompleks.
- Sebagai glasir: Dengan madu atau gula dan sedikit cairan, itu mengurangi dengan baik dan menjadi pernis: pernis, sayuran panggang, bahkan wajan cepat. Ini adalah pintu gerbang yang mudah untuk rasa.
Temukan kenikmatan memasak dengan Gochujang dengan resep-resep ini:
Bagi mereka yang ingin mencoba hidangan yang spesifik, berikut ini tiga ide yang sudah dicoba dan teruji:
Patricia González






Komentar