Muffin yang gurih selama berhari-hari tanpa ide. 8 resep saat Anda tidak tahu harus memasak apa tetapi ingin makan enak.
Terkadang kesederhanaan adalah cara terbaik untuk membuat makanan yang lezat dan tidak rumit. Adonan yang cepat, bahan-bahan sehari-hari, oven di atas kompor, dan selesai: muffin yang gurih bisa digunakan untuk apa saja. Baik itu makan siang dadakan, makan malam yang tidak rumit, atau camilan yang menjadi hidangan utama dengan salad yang enak, setiap acara memiliki versi muffinnya sendiri.
Keju, sayuran, zaitun, sosis, sosis, ikan, pilihan vegetarian, bebas gluten jika perlu: muffin yang gurih dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan setiap tamu. Panas, hangat atau dingin, sama saja. Secara keseluruhan: resep yang praktis, fleksibel, dan lezat untuk hidangan yang enak tanpa harus memutar otak.
Mengapa muffin gurih adalah solusi yang cukup praktis
Ketika waktu yang tersedia sangat singkat, muffin gurih adalah jawaban yang sederhana dan efektif: adonan dasar, sedikit bahan, dan proses pemanggangan yang baik, selama hal-hal yang esensial diperhatikan. Aduk secukupnya agar tercampur rata (jangan terlalu banyak mengaduk), pastikan isiannya dikeringkan dengan baik dan campurkan bahan-bahan yang menambah rasa dan tercampur dengan baik, dan panaskan dengan api kecil agar mengembang dengan baik dan ringan. Makan siang sehari-hari; makan malam di menit-menit terakhir; camilan keesokan harinya, setiap situasi memiliki muffinnya sendiri.
Muffin adalah solusi yang sangat praktis yang memiliki banyak keuntungan lain: dapat disiapkan sebelumnya, tahan lama, dan ketika harus dimakan, cukup praktis. Singkatnya, muffin yang gurih ini merupakan makanan yang lezat dan tidak rumit.
Kiat untuk membuatnya terlihat sangat bagus
Meskipun konsepnya sederhana, namun ada beberapa detail kecil yang dapat membuat perbedaan antara muffin yang baik dan yang ingin Anda ulangi. Berikut ini beberapa tipsnya:
- Perhatikan tekstur adonan: Adonan tidak boleh terlalu encer dan tidak boleh terlalu kaku. Adonan yang ideal adalah adonan yang padat, yang jatuh dari sendok secara perlahan dan tidak "mengalir" seperti saus.
- Aduk seperlunya saja: Aduk hingga tidak ada tepung yang tersisa dan hanya sedikit. Jika Anda mengaduk terlalu banyak, muffin akan menjadi lebih padat.
- Jangan memasukkan terlalu banyak isian: Jika Anda terlalu banyak menambahkan keju, sayuran atau sosis, muffin akan sulit mengembang dan bagian dalamnya akan menjadi berat. Lebih baik menggunakan jumlah yang moderat, didistribusikan dengan baik.
- Tiriskan bahan basah dengan baik: Sayuran yang dimasak, buah zaitun, tomat kering dalam minyak atau bahan yang diawetkan harus ditiriskan dengan baik. Jika mengandung banyak air, muffin bisa menjadi lunak di dalamnya.
- Jika itu adalah sayuran, lebih baik menumisnya sedikit: beberapa menit di dalam wajan akan membantu mereka menghilangkan air dan memberi mereka lebih banyak rasa. Hal ini mencegah mereka mengeluarkan cairan di dalam oven.
- Potong bahan menjadi potongan-potongan kecil: Mereka didistribusikan dengan lebih baik dan tidak sampai ke dasar. Selain itu, muffin akan lebih seragam saat Anda memakannya.
- Bumbui isiannya: Jangan biarkan semuanya menjadi adonan. Sedikit garam, merica, bumbu atau rempah-rempah dalam isian (hati-hati jika keju sudah asin) akan sangat meningkatkan hasilnya.
- Siapkan loyang dengan baik: Jika Anda menggunakan loyang kertas, itu sempurna. Jika tidak, olesi cetakan dengan baik agar cetakan keluar tanpa pecah.
- Jangan langsung mengeluarkan nya dari cetakan: Biarkan mereka beristirahat selama 5-10 menit. Mereka akan mengendap, menjadi lebih baik dan tidak berantakan.
- Lebih baik suam-suam kuku: Kue ini lezat saat baru dibuat, tetapi lebih enak lagi jika Anda memakannya dalam keadaan suam-suam kuku. Jika Anda menyimpannya di lemari es, ledakan singkat di dalam oven (atau penggorengan udara) akan memberikan tekstur yang lebih menyenangkan.
Pilihan muffin gurih untuk inspirasi
Muffin yang gurih, pilihan mudah untuk kehidupan sehari-hari
Pada saat kami mencari resep praktis, muffin gurih ini bisa membantu. Ini berhasil karena ini adalah persiapan yang hampir kekanak-kanakan yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan bahan-bahan yang kita miliki di lemari es dan di lemari, dan hasilnya cukup lezat. Camilan yang tidak memerlukan teknik yang sangat halus, perhatian terus-menerus selama memasak atau bahan-bahan yang rewel.
Mungkin itu sebabnya ia kembali ke dapur kita berkali-kali: karena ada hari-hari ketika semua yang kita butuhkan adalah sesuatu yang ternyata enak, begitu saja, dan memecahkan masalah makan malam atau makan siang kita.
Patricia González







Komentar