Haruskah susu kedaluwarsa benar-benar dibuang? Apa yang dikatakan sains dan cara menggunakannya kembali tanpa risiko
Membuka lemari es, mengambil karton susu dan berhenti sejenak di depan tanggal yang tertera adalah pemandangan yang sudah sangat biasa. Hal ini sering terjadi pada saya, terutama di pagi hari saat mata saya masih setengah terpejam dan kopi menatap saya dengan sikap menghakimi. Tetapi apakah angka itu benar-benar menunjukkan bahwa susu harus dibuang tanpa berpikir panjang? Atau apakah kita membuang-buang makanan (dan uang) lebih dari yang diperlukan?
Selama beberapa tahun terakhir saya mulai secara serius mencari tahu tentang keamanan pangan dan jawabannya tidak sejelas kelihatannya. Dan saya jamin, hal ini akan mengubah cara pandang Anda terhadap karton di lemari es.
Tanggal masa pakai vs. tanggal daya tahan minimum
Hal pertama yang harus dipahami adalah bahwa tidak semua 'tanggal' itu sama. Dalam kasus susu segar, Anda sering menemukan tanggal 'terbaik-sebelum', sementara untuk produk lain ada umur simpan minimum.
Menurut Kementerian Kesehatan dan EFSA, tanggal penggunaan menunjukkan batas yang terkait dengan keamanan mikrobiologis, yang lebih sensitif daripada makanan lain. Tetapi ini tidak secara otomatis berarti bahwa pada tengah malam, susu menjadi tidak aman.
Susu yang dipasteurisasi, jika disimpan dengan benar antara 0 dan 4 derajat, dapat tetap dikonsumsi bahkan setelah melewati tanggal yang tertera. Di sinilah akal sehat, dan sedikit pengalaman, berperan.
Tes yang paling dapat diandalkan tetaplah hidung
Ini dia bagian yang lebih konkret, yang selalu saya gunakan sendiri.
Sebelum Anda membuang susu, lakukan beberapa pemeriksaan sederhana ini:
- cium bau susu: jika berbau asam yang kuat, lebih baik hindari
- amati konsistensinya: jika menggumpal atau terpisah, itu tidak lagi baik
- cicipi setetes: jika rasanya berubah, jangan ambil risiko
Kedengarannya sepele, tetapi itulah yang disarankan oleh para ahli keamanan pangan seperti Harold McGee, penulis referensi tentang ilmu pangan.
Kapan TIDAK mengambil risiko
Ada beberapa situasi di mana susu harus dibuang tanpa ragu-ragu:
- jika telah ditinggalkan di luar lemari es selama berjam-jam
- jika kemasannya bengkak atau rusak
- jika ditujukan untuk anak kecil, orang tua atau orang yang lemah
Organisasi Kesehatan Dunia smenekankan betapa pentingnya menghindari risiko dengan kategori sensitif. Dalam kasus ini, lebih baik tidak berimprovisasi.
Bagaimana susu dapat disimpan lebih lama?
Kebiasaan kecil yang mengubah segalanya. Jangan menyimpan susu di pintu lemari es. Ini adalah area yang paling tidak dingin. Lebih baik menyimpannya di bagian tengah atau bawah, yang suhunya lebih stabil. Dan selalu tutup rapat-rapat.
Trik lain yang sering saya gunakan adalah menandai secara mental kapan saya membukanya. Setelah 3 atau 4 hari membukanya, saya mulai mencurahkan perhatian lebih banyak.
Ide-ide cerdas untuk menggunakan susu yang mendekati tanggal kadaluwarsanya
Ini dia bagian favorit saya. Saat susu masih bagus namun sudah mendekati tanggal kadaluarsa, itu adalah waktu yang tepat untuk menggunakannya di dapur.
Pancake yang empuk dan anti-buang-buang
Susu yang sedikit mendekati tanggal kadaluwarsanya sangat cocok untuk pancake. Sedikit keasamannya juga membantu proses ragi.
Béchamel krim buatan sendiri
Ketika saya melihat bahwa susu akan segera 'kadaluarsa', saya segera menyiapkan saus béchamel. Mentega, tepung dan susu panas. Sempurna untuk lasagna, pasta panggang atau sayuran au gratin. Tanpa pemborosan dan rasa yang maksimal.
Pai protein
Di dalam oven, itu menjadi camilan yang sehat dan cerdas. Dan susu menemukan kehidupan baru.
Leche frita enak dan anti pemborosan
Di sini kita memasuki wilayah yang benar-benar memanjakan. Leche frita, makanan penutup khas Spanyol, sangat cocok jika Anda memiliki susu untuk segera digunakan.
Roti hamburger buatan sendiri
Jika Anda menginginkan solusi yang gurih dan praktis, cobalah roti hamburger. Susu membuat adonan menjadi lembut dan mengembang, sempurna untuk roti yang layak dipanggang. Ideal untuk makan malam yang cepat tapi buatan sendiri dengan sentuhan ekstra yang membuat perbedaan.
Kesalahan nyata yang kita semua lakukan
Intinya bukanlah tanggalnya, tapi bagaimana cara kita menangani makanan.
Menurut FAO, sebagian besar sampah makanan rumah tangga berasal dari kesalahan penafsiran label. Kita membuangmakanan yang masih layak konsumsi.
Sejak saya mulai tidak terlalu mempercayai tanggal dan lebih percaya pada indera saya, saya telah mengurangi limbah secara dramatis. Dan dompet saya pun berterima kasih kepada saya.
Percayai tanggalnya, tetapi juga Anda
Tanggal kedaluwarsa adalah referensi penting, tetapi bukan merupakan penilaian langsung. Amati, cium, cicipi dengan bijaksana. Dan jika bisa, ubahlah susu menjadi sesuatu yang baik daripada membuangnya.
Lain kali saat Anda membuka lemari es dan menemukan karton 'batas akhir', berhentilah sejenak. Itu bisa jadi awal dari sebuah resep, bukan akhir.





Komentar