Lupakan tiramisu klasik: versi lemon ini mengubah segalanya sejak sendok pertama.
Tiramisu adalah salah satu makanan penutup yang kita semua tahu. Versi kopi klasiknya masih bisa dinikmati, tetapi terkadang terasa agak berat, terutama setelah makan besar atau di tengah musim panas. Tiramisu lemon adalah alternatif yang baik saat Anda ingin sesuatu yang lebih segar, tanpa meninggalkan sisi gourmetnya.
Apa yang benar-benar berbeda dari tiramisu klasik?
Dalam versi ini, lemon memainkan peran sentral. Tidak hanya menambah rasa, tetapi juga membentuk keseluruhan hidangan penutup. Biskuit direndam dalam campuran air, jus lemon, dan sedikit gula. Biskuit ini tetap lembut, tetapi memiliki rasa segar yang benar-benar mengubah keseimbangan hidangan penutup.
Krim mascarpone juga dimodifikasi. Bagian dari krim lemon ditambahkan, sehingga bagian dasarnya sama lembutnya seperti sebelumnya, tetapi dengan tendangan yang nyata. Penambahan inilah yang mencegah makanan penutup menjadi terlalu manis atau memuakkan.
Krim lemon, yang disiapkan secara terpisah, menambahkan keasaman yang diperlukan. Ini agak mirip dengan lemon curd, tetapi dimasukkan ke dalam adonan untuk menciptakan kontras yang nyata dengan krim tiramisu.
Resep multi-langkah, tetapi tidak rumit
Tiramisu ini sedikit memakan waktu, terutama karena harus didiamkan di lemari es, namun langkah-langkahnya sederhana dan mudah dilakukan. Krim lemon dibuat di dalam panci dengan mencampurkan telur, gula, tepung jagung dan jus lemon, lalu mengental perlahan. Anda harus mengaduknya terus menerus, tetapi teksturnya akan menyatu dengan cepat.
Setelah krim mengental, tambahkan mentega dan sedikit jus lemon. Hal ini penting untuk mempertahankan rasa lemon yang asli, tanpa membuat krim menjadi terlalu hambar setelah didinginkan.
Krim tiramisu dibuat dengan cara klasik: kuning telur dikocok dengan gula, mascarpone, lalu putihnya dikocok hingga kaku. Beberapa sendok krim lemon kemudian ditambahkan untuk mengikat kedua olahan menjadi satu.
Kamar kerja dengan cepat dicelupkan ke dalam sirup lemon. Mereka tidak boleh dibiarkan terlalu lama di dalam cairan, jika tidak mereka akan menjadi lunak dan tidak akan menyatu dengan baik saat dirakit.
Perakitan dan istirahat, dua hal yang tidak boleh diabaikan
Susun dalam lapisan-lapisan yang berurutan: kamar kerja, krim tiramisu, krim lemon. Ulangi hingga semua bahan habis, akhiri dengan lapisan krim lemon.
Setelah makanan penutup selesai dibuat, makanan penutup harus didiamkan di lemari es setidaknya selama enam jam. Satu malam penuh bahkan lebih baik. Waktu istirahat ini sangat penting, karena memungkinkan rasa menyatu dengan baik dan teksturnya mengeras.
Tanpa itu, tiramisu akan menjadi terlalu lembut dan rasanya kurang seimbang.
Konservasi
Tiramisu ini dapat disimpan dengan baik di lemari es selama tiga hingga empat hari, difilmkan dengan benar. Oleh karena itu dapat disiapkan sebelumnya tanpa masalah, yang praktis saat menjamu.
Rasanya akan terasa lebih enak keesokan harinya, saat lapisannya sudah mengeras dan rasanya sudah terdistribusi dengan baik.
Klik di sini untuk menemukan resepnya:
Adèle Peyches
Komentar