Bebas gula bukan berarti sehat: apa yang perlu Anda ketahui

Saturday 31 January 2026 11:00
Bebas gula bukan berarti sehat: apa yang perlu Anda ketahui

Semakin banyak produk yang diberi label "bebas gula". Sekilas, hal ini terlihat lebih sehat secara otomatis, tetapi tidak selalu benar.

Tidak adanya gula tidak menjamin makanan yang seimbang, bergizi, atau meningkatkan kesehatan. Untuk membuat pilihan yang baik, penting untuk memahami apa yang sebenarnya ada di balik informasi ini.


Apa arti "bebas gula" pada label?

Ketika sebuah produk bertuliskan "bebas gula", ini berarti produk tersebut tidak mengandung gula tambahan atau jumlahnya sangat rendah menurut undang-undang. Namun, ini tidak berarti bahwa makanan tersebut sehat secara alami atau tidak mengandung bahan bermasalah lainnya.

Selain itu, ada perbedaan penting antara

  • Bebas gula
  • Tanpa tambahan gula
  • Bebas gula secara alami

Istilah-istilah ini tidak sama dan dapat membingungkan konsumen. Produk "bebas gula" mungkin mengandung pemanis buatan, sedangkan produk "tanpa pemanis" mungkin mengandung gula alami, seperti yang terdapat pada buah atau susu.

Peran pemanis

Untuk menjaga rasa manis, banyak produk bebas gula menggunakan pemanis buatan atau alami seperti aspartam, sukralosa, sakarin, stevia, atau xylitol. Meskipun beberapa di antaranya dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, pemanis ini bukannya tanpa kontroversi.

Konsumsi pemanis yang sering bisa:

  • Menjaga langit-langit mulut tetap terkondisi dengan rasa manis
  • Merangsang nafsu makan untuk makanan manis
  • Menyebabkan ketidaknyamanan usus pada beberapa orang
  • Memberikan rasa "kebebasan" yang salah untuk makan berlebihan

Dengan kata lain, mengganti gula dengan pemanis tidak secara otomatis menyelesaikan masalah.

Produk ultra-proses tetaplah produk ultra-proses

Hal penting lainnya: banyak makanan "bebas gula" yang masih sangat diproses. Makanan tersebut dapat mengandung lemak jahat, natrium, perasa, pewarna, dan pengental yang berlebihan, yang semuanya berbahaya bagi kesehatan.

Biskuit bebas gula, makanan penutup siap saji, minuman, yoghurt beraroma, dan batangan "fit" tidak selalu lebih baik daripada versi tradisionalnya. Dalam beberapa kasus, komposisi nutrisinya sangat mirip.

Apa yang sebenarnya membuat makanan sehat?

Makanan yang sehat harus lebih dari sekadar bebas gula:

  • Daftar bahan makanan yang singkat dan mudah dikenali
  • Serat, protein, atau lemak baik dalam jumlah yang cukup
  • Tingkat pengolahan yang rendah
  • Keseimbangan nutrisi

Makanan segar atau makanan yang diproses secara minimal seperti buah, sayuran, telur, biji-bijian, dan kacang-kacangan masih merupakan pilihan terbaik, meskipun secara alami mengandung gula.

Bagaimana cara mengonsumsi dengan lebih sadar

Ini tidak berarti bahwa Anda harus menghilangkan semua produk "bebas gula" dari rutinitas Anda. Produk ini dapat bermanfaat, terutama bagi penderita diabetes atau yang perlu mengurangi asupan gula. Kuncinya adalah moderasi dan pelabelan yang cermat.

Sebelum Anda membeli, tanyakan pada diri Anda sendiri:

  • Jenis pemanis apa yang digunakan?
  • Berapa banyak bahan yang dimiliki produk ini?
  • Apakah produk ini menggantikan makanan alami atau hanya mengganti satu makanan manis dengan yang lain?

"Bebas gula" adalah informasi yang penting, tetapi seharusnya tidak menjadi satu-satunya kriteria untuk memilih. Sebuah produk bisa saja bebas gula dan tetap tidak sehat. Semakin banyak kesadaran yang Anda miliki tentang bahan-bahan, pemrosesan dan keseimbangan, semakin baik keputusan Anda di meja makan.

Komentar

Beri nilai artikel ini: