Orzo atau risoni: apakah pasta kecil ini dan mengapa pasta ini sangat cocok untuk sup, salad, dan hidangan berkrim?
Ada beberapa bahan makanan yang tiba-tiba muncul di mana-mana. Orzo, yang juga dikenal di Italia sebagai risoni, adalah salah satunya. Kita melihatnya dalam salad, sup, hidangan hangat yang mengingatkan kita pada risotto... namun tidak selalu jelas apa itu sebenarnya. Apakah itu sereal? Sejenis nasi? Jenis pasta yang berbeda?
Jawabannya sederhana: itu adalah pasta. Pasta yang terbuat dari semolina gandum durum, seperti makaroni atau spageti, tetapi dengan bentuk yang sangat khas: seperti bulir beras yang kecil, memanjang, dan agak pipih. Dari sinilah sebagian besar kebingungan berasal.
Dalam artikel ini kita akan melihat apa itu orzo (atau risoni, jika kita menggunakan nama yang lebih umum di Italia), cara memasaknya dengan benar dan resep apa saja yang bisa digunakan untuk memanfaatkan tekstur dan kemampuannya menyerap kaldu, saus, dan saus.
Nama yang menyesatkan untuk pasta yang sangat serbaguna
Istilah orzo secara harfiah berarti jelai dalam bahasa Italia, jadi mungkin terdengar aneh bagi orang Italia untuk menyebut pasta ini dengan sebutan ini. Di Italia, lebih umum disebut risoni, nama yang mengacu pada kemiripannya dengan butiran kecil beras.
Namun, di luar Italia, terutama di dunia yang berbahasa Inggris dan di banyak pasar internasional, orzo telah menjadi populer sebagai nama dagang untuk pasta berbentuk nasi kecil ini. Oleh karena itu, kedua nama tersebut dapat ditemukan tergantung pada negara, merek, atau konteksnya.
Olahan dan pasta serupa juga ada dalam masakan Mediterania dan Timur Tengah lainnya. Di Yunani kami menemukan kritharaki, dan di Turki kami menemukan arpa şehriye, keduanya dengan bentuk yang mirip dan penggunaan yang sama dalam sup, semur atau hidangan sendok. Keduanya merupakan kuliner yang hampir sama, meskipun tidak selalu diperlakukan sebagai produk yang sama persis.
Di luar namanya, yang menarik adalah cara penggunaannya. Pasta kecil ini dapat berfungsi sebagai pasta, sebagai lauk berbutir pendek atau sebagai bahan dasar netral yang dapat dengan mudah menyerap rasa.
Mengapa memasak dengan orzo atau risoni begitu populer?
Keberhasilannya baru-baru ini bukanlah suatu kebetulan. Orzo memiliki beberapa keunggulan yang jelas:
- Cepat matang (biasanya antara 6 hingga 8 menit).
- Teksturnya lembut namun menggigit, lebih elastis daripada nasi.
- Orzo menyerap cairan dan bumbu dengan sangat baik, sehingga sangat cocok untuk hidangan dengan saus atau kaldu.
- Sangat mudah untuk diintegrasikan ke dalam resep sehari-hari tanpa perlu teknik yang rumit.
Dengan kata lain, ini adalah bahan yang praktis. Salah satu yang bekerja dengan baik pada hari kerja, tetapi juga dapat digunakan dalam hidangan yang lebih rumit.
Cara memasak orzo dengan benar
Meskipun sederhana, orzo dapat dimasak dengan berbagai cara tergantung pada hasil yang diinginkan. Ini adalah salah satu keutamaan terbesarnya.
1. Memasak dalam air, seperti pasta tradisional
Ini adalah cara yang paling langsung:
- Rebus orzo dalam air asin yang banyak.
- Perhatikan waktu yang tertera pada kemasan (umumnya 6-8 menit).
- Tiriskan dan, jika Anda akan menggunakannya dalam salad, dinginkan dengan cepat.
Metode ini sangat ideal untuk olahan dingin seperti salad pastaatau sebagai hiasan.
2. Memasak dalam kaldu, untuk hasil yang lebih lembut
Di sini orzo dimasak langsung dalam kaldu:
- Tambahkan cairan sedikit demi sedikit atau sekaligus, tergantung resepnya.
- Biarkan meresap saat memasak.
Hasilnya akan lebih lembut dan lebih beraroma, karena orzo menyerap kaldu. Ini adalah teknik yang sempurna untuk "risotto tiruan".
3. Memanggang terlebih dahulu untuk menambah rasa
Teknik yang sangat menarik terdiri dari:
- Tumis orzo dalam wajan dengan sedikit minyak.
- Kemudian tambahkan cairan (air atau kaldu) dan masak.
Langkah ini memberikan latar belakang yang lebih kompleks, mirip dengan beberapa hidangan nasi atau sendok.
Dalam resep apa orzo digunakan?
Orzo tidak memiliki kegunaan tunggal, dan di situlah letak kekuatannya. Orzo sangat cocok digunakan dalam tiga jenis hidangan:
- Sup dan kaldu: Ini adalah salah satu penggunaan yang paling tradisional. Ukurannya yang kecil membuatnya ideal untuk sup ringan, di mana ia menambah rasa tanpa menjadi berat.
- Salad: Ini adalah hidangan yang paling populer akhir-akhir ini. Dicampur dengan sayuran, ikan, daging atau keju, orzo berfungsi sebagai bahan dasar dan mengumpulkan saus secara merata.
- Hidangan hangat atau semur: Pada daging, unggas atau semur ikan, orzo menyerap cairan dan menjadi pelengkap yang sangat lezat. Ini juga dapat digunakan sebagai isian atau sebagai bahan dasar untuk sayuran panggang.
Apakah sama dengan beras?
Tidak, meskipun terlihat seperti itu. Dan perbedaannya penting dalam memasak.
Nasi adalah sereal; orzo atau risoni adalah pasta gandum. Ini menyiratkan:
- Mengandung gluten, kecuali untuk versi bebas gluten tertentu.
- Teksturnya berbeda.
- Perilaku memasaknya tidak sama.
Pasta ini dapat bertahan dalam pemasakan cepat dan memiliki elastisitas seperti pasta. Di sisi lain, pasta ini tidak memiliki struktur dan rasa yang sama persis dengan nasi pada hidangan yang menggunakan biji-bijian sebagai bahan utamanya.
Bahan sederhana yang patut dicoba
Mungkin hal yang paling menarik dari orzo - atau risoni - adalah tidak memerlukan sesuatu yang khusus untuk mulai menggunakannya. Tidak membutuhkan teknik yang rumit, tidak membutuhkan bahan-bahan yang sulit ditemukan dan cocok dengan resep sehari-hari.
Di satu sisi, ini adalah cara yang berbeda untuk memasak pasta tanpa harus selalu menggunakan format yang biasa. Ini juga merupakan cara praktis untuk menambahkan variasi pada hidangan yang sudah kita kenal, tanpa sepenuhnya mengubah cara kita memasak.
Berikut ini adalah resep yang sangat mirip musim semi bagi Anda untuk menikmati bahan ini.
Patricia González
Komentar